Indicator list to be professional.
Jreeng jreeng waktunya Materi kuliah IIP ke 2. Ternyata oh ternyata, materinya makin kece:
🙋MENJADI IBU PROFESIONAL, KEBANGGAAN KELUARGA🙋
Yes berat! Why? Karena saya lagi-lagi tak percaya diri. Again. Masalah yang pernah saya sebutkan di NHW #1 muncul kembali. Bisakah? Mampukah? Pantaskah?
Kemudian saya teringat ucapan seseorang di sebuah grup chatting beberapa waktu lalu :
Ø£َÙ†َا عِÙ†ْدَ ظَÙ†ِّ عَبْدِÙ‰ بِÙ‰
“Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.”
Harus belajar memperbaiki diri! Itulah kenapa saya ikut grup ini kan? Saya ingin sungguh-sungguh memperbaiki diri menjadi ibu profesional!
Di akhir materi kuliah, ada kalimat indah untuk memecut diri:
“Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu, tidak ada hukum terbalik” -Dodik Mariyanto
Maka, kamipun diberikan tugas NHW #2.
Tugasnya adalah membuat checklist indikator profesionalisme perempuan sebagai individu, sebagai istri dan sebagai ibu. Banyak yesss.. ) :D
Kami yang sudah berkeluarga, harus berdiskusi dengan Pak Suami, indikator semacam apa yang bisa membuat suami bahagia. Bagi yang sudah mempunyai anak yang bisa di ajak berdiskusi, maka kami diminta berbicara pula dengan anak.
Berdasarkan hasil diskusi dengan Pak Suami (yang bingung istrinya lagi ngapain kok punya PR unik banget), dan evaluasi diri, maka inilah indikator kami untuk menjadi lebih bahagia daripada saat ini.
Terlihat sederhana? Mungkin. Hehhe.. karena untuk saat ini, inilah goal saya, yang masih berantakan dan perlu diperbaiki. Doakan saya istiqomah ya, sehingga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sehingga nanti saya bisa membuat indikator yang lebib positif dan banyak lagi.





Komentar
Posting Komentar