#ProtesMakanMayit , ini bukan seni!
Info Taken from @lambe_turah
Sungguh jika ini yang dinamakan seni, ini seni yang keji!
.
.
Saya marah, sedih, dan kesel ngeliat ini. Seni yang mengolok-olok bayi dan ASI sebagai media berimprovisasi.
.
.
Mbak, mas, atau siapapun diluar sana. Tolong sedikit berempati dalam nyeni!
.
.
Menyajikan makanan yang menyerupai bayi bahkan di klaim dibuat dari ASI dan keringat bayi. Masya Allah, astaghfirullah..
.
.
Oke, saya gak ngebahas halal haram atau agama. Cukup tentang MORAL dan EMPATI.
.
.
Tau gak diluar sana banyak wanita yang kurang beruntung mempunyai keturunan?
.
.
Tau gak diluar sana ada ibu depresi karena kehilangan bayi? Jangankan ngeliat boneka mati, boneka biasa aja atau anak orang lain bisa stress.
.
.
Tau gak diluar sana banyak ibu yang pontang-panting gulang-guling nangis darah memberikan ASI? Gak muluk2 dua tahun, ASIX 6 bulan aja susaaaah!
.
.
Soal kanibalisme katanya tema yang mau diangkat. Plis jangan bayi. Replika dirimu aja sendiri sana, terus makan. Enak gak?
.
.
Kalau mau eksperimen pakai ASI macam di cina atau apalah, sana! Tapi gak usah gitu caranya, dobel sakitnya.
.
.
Please KPAI, Komnas Anak, Komnas HAM, atau kementrian seni dan budaya atau siapalah di pemerintahan. Do something!
.
.
Buat emak2 pejuang ASI disana, please juga bijak mendonorkan ASI. Kalo jatoh ketangan orang kaya begini, cairan emasmu bukan jadi manfaat ke bayi, tapi bahan untuk dikonsumsi oleh orang yang katanya berseni.
#pleaserespect #pejuangASI bukanya malah bikin #makanmayit . Let #protestmakanmayit #saynotomakanmayit



Komentar
Posting Komentar